Langsung ke konten utama

Tulisan Pertama

Aku adalah orang yang hobi baca. Hobi ini bermula waktu kecil banyak majalah anak-anak di rumah. Jadi daripada dianggurin, mending dibaca. Ya gak..... Hehehe. Didukung pula waktu SD perpustakaannya banyak banget buku cerita, jadi mendukung banget buat hobiku yang satu ini. Tiap istirahat aku ma temen-temen biasanya ke perpustakan kecil sekolah. Lumayan lah....buat nglancarin baca.

Sampai gedhe sekarang memebaca adalah kegitan yang menyenangkan bagiku. Mungkin bahgi temen-temen juga. Aku yakin saat ini temen-temen pasti sedang baca. (baca blogku maksudnya.... :-) ). Waktu aku SMA, kepala sokalahku pernah bilang , "Kalian jangan hanya bisa baca dong.... Coba nulis sesuatu. KAlau kalian cuma baca, kapan kalian mau berkarya ?" Kalimat itu seakan menyetrumku. Listrik kale ya nyetrum. Ada benarnya juga sie... KAlau baca terus kapan mau punya karya ?

Tak semudah membaca memang. Menulis ternyata lebih sulit (menurutku). Mau mulai dengan kata apa, tentang apa, dan segala sesuatu yang membingungkan. Pernag terbersit dalam pikiranku untuk menjadi seorang novelis. Tapi mungkin lebih cocok bagiku nulis dalam bentuk blog. Bisa lebih bebas... Hehehe. Siapa tahu bisa kaya' Agnes Davonar, ya gak..... :-)


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sisi Lain "I Not Stupid Too"

Pernah nonton   film produksi Singapore yang judulnya “I Not Stupid Too” ? ( kalau belum ya tontonlah , heheheee). Film ini seolah menyiratkan bahwa pada dasarnya sebagai orangtua harusnya sadar kalau mendidik , memahami, dan menyayangi   anak itu sangatlah penting. Tidak hanya sekedar memberikan uang kepada anak, masalah sudah selesai. Anak itu manusia, butuh kasih sayang dan pengertian. Tapi, kali ini kita tidak akan membahas atau mengupas tuntas atau bedah film “I Not Stupid Too”. Karena aku kira sudah banyak orang yang membahas isi film ini. Termasuk tentang psikologi anak, cerita singkat film, bagaimana isi dari film dikaitkan dengan dunia nyata, dan tentunya refleksi dari film itu sendiri. Sekarang, ayo kita bahas sisi lain dari film ini, yang kadang   luput dari perhatian kita.

Berbagi Itu Indah

 

Semarang on Christmast Day: Memory on Des 25, '14

nemu temen baru... ;-) Traveling pakai kendaraan pribadi itu udah biasa, yang luar biasa kalau traveling pakai kendaraan umum dan lebih amazing­ -nya lagi, kita belum pernah menapakkan kaki di tempat tersebut. Sekali-kali keluar dari zona nyaman kenapa tidak :D Sebenarnya, perjalanan ini udah tahun kemarin waktu tanggal 25 Desember 2014. Tapi, baru bisa bagi pengalamannya sekarang :D Waktu itu kita mengunjungi tiga tempat, yaitu Kota Lama, Lawang Sewu, dan Klenteng Sam Poo Kong. Kalau aku pribadi, untuk ke Semarang,   ini bukan pertama kali, sudah berkali-kali. Yang buat jadi pertama kali adalah ini pakai kendaraan umum. Biasanya rombongan gitu, jadi gak ikutan mikir rute. Terserah sopirnya mau bawa ke mana. Untuk itulah perjalanan kali ini wajib mengandalkan GPS atau tanya ke orang biar kita gak tersesat :D Dari Kartasura ke Semarang, kita turun di terminal Terboyo. Wisata terdekat dari sini yaitu Kota Lama. Buat temen-temen yang traveling ke Semarang pakai kend...